Wira, ingat disiplin. Bagaimanapun suksesnya kamu, kesuksesanmu tidak akan bertahan lama tanpa kedisiplinan. Tetap rajin latihan, Wira..Kata itu yg kudengar dari guru olahragaku saat aku berpartisipasi dalam Porseni se - kabupaten Tabanan. Meski singkat, itu sangat bermakna dan membekas dalam format tubuhku.
Kalimat mutiara itu keluar ketika aku akan menginjak'kan kaki ke matras. Tiba - tiba dari kejauhan beliau panggil namaku, 'Wira! Sini sebentar!'
'Iya, Pak!' Sahutku.
Beliau rangkul pundak'ku, dan berkata secara pribadi dengan volume rendah. Hatiku tersentuh.
Beliau sesungguhnya mengurus cabang Tenis Meja. Tapi beliau sempatkan datang ke pertandinganku. Aku sungguh bersyukur atas kehadiran'nya. Kami memang cukup akrab, tapi tidak sok akrab sampai berlebihan.
Mulai saat itu, sejak kalimat tersebut menyentuh gendang telingaku, aku mulai mengerti arti disiplin daripada sebelumnya. Karena kalimat itu terucap dari guru yg selama ini kusayangi atas segala perhatian'nya kepadaku.
Terima kasih, Pak Guru.
4 komentar:
manteb postingannya...
Emangnya Wira ikutan Porseni utk cabang olah raga apa ? kok ada matras segala ?
Guru yg patut ditiru... mampu membangkitkan semangat semangat anak didiknya. Bagus itu...!
Soalnya sekarang ini banyak guru yg cuek dan gak peduli pada anak didiknya.
@siroel: thanks, ya Roel.,:)
@catatankecil: Aku cabang olahraga Judo..makanya ada matras..kalo ga ada matras, bisa sadis..
@theothers: bukan cuma cuek dan ga peduli..tapi suka nempeleng anak didiknya..hahaha
Posting Komentar